Sinopsis Terbaru

Sinopsis Drama Korea Empress Ki Episode 6 Part 2

blogger templates
---------------------------------------------------------------
Sinopsis Drama Korea Empress Ki Episode 6 Part 2

Di perkampungan semua wanita di tangkap, di tendang dan di kumpulkan untuk menjadi selir di yuan, jend yeom yang memimpin aksi ini. Jend yeom mencoba untuk memprovokasi bahwa mereka seperti ini karena raja mencoba untuk membunuh raja yuan jadi marahlah pada raja mereka.


Sung hyang di keluarkan dari penjara di bawa menghadap ke wang go, wang go mengatakan “mengkhianatiku seprti ini , kau bahkan lebih hina dari seekor anjing” wang go pergi meninggalkan sung hyang. Jend yeom mengancam sung hyang “nikmati nasibmu, jalan menuju yuan akan menjadi perjalan ke neraka bagimu”

Wang yoo bersiap akan mengikuti perjalan ke yuan , mu song , jombak dan pelayannya melarang. Namun wang yoo mencoba bersikap bijak ia mengtakan ini perintah terakhirnya unutk tidak mengikutinya ke yuan dan terima kasih sudah melindunginya selama ini.

Semua wanita dan pria di kumpulkan termasuk sung hyang, wang yoo datang di samping para anggotanya. Sung hyang da wang yoo saling menatap sedih, para rakyat menceritakannya di belakang tentang wang yoo. Wang yoo memohon pada ki se unutk membiarkan sung hyang pergi karena sung hyang sudah menyelamatkan ta hwan jadi tidak ada alaan baginya untuk di tangkap. Ki se marah dan akan memukul wang yoo namun di tahan ja hae, ja hae memperingatkan pada ki se akan pesan ayahnya.

Flashback
“ingat, tunjukkan padanya rasa hormat sebagai raja, Saya telah menghadapi pria sengit di medan perang. Tapi tidak pernah satu dengan orang seprti itu. Untuk menghadapi kematian dengan kebanggaan. Sayang ia harus mati”.
Flashback end

Ki se menurunkan senjatanya dan menyruh wang yoo unutk kembali ke barisan, sung hyang berkata pada wang yoo bahwa dia tidak masalah.



Kapal sudah berangkat, ta hwan tidak bisa tidur dan terbangun, baek an dan rekannya masuk bertanya ada apa . ta hwan mengatakan dia malu pada dirinya sendiri, dia menjadi raja karena sung hyang namun dia tidak bisa berbuat apa-apa.

Rombongan sudah sampai di perbatasan goryo, wang yoo melihat ke arah belakang mengamati rakyatnya yang di pecut jend park dan pelayan wang go dengan keji. Wang yoo meminta unutk berhenti dan membuat perkemahan disini, karena para wanita akan mati disni jika terus di lanjutkan, ja hae tidak mau namun ki se menyetujuinya.

Perkemahan sudah di buat, wang yoo masuk ke tenda wanita menyerahkan minm dan makana yang dimilikinya, namun para rakyat menolk dan mengatakan mengapa kau mencoba untuk membunuhnya jika kau tidak bisa. Semua marah dan meninggalkan wang yoo dan sung hyang meski sung hyang sudah mencoba utuk menjelaskan.

Wang yoo keluar dari tenda di hadang para prajurit, ja hae menyuruh mereka untuk membunuh para wanita karena mereka sudah memperlambat jalannya ke yuan, wang yoo marah dan mengatakn untuk tidak mendekat ke tenda karena ia akan menbunuhnya, wang yoo menarik pedang dan menebas beberapa prajurit, ki se marah dia mengambil panah memanahkan kaki wang yoo, sung hyang mencoba untuk menghalangi ki se lagi, namun wang yoo menyruh sung hyang untuk minggir, ki se akan memanah lagi namun wang go menghalai dan memperingatkan ki se akan janjinya pada yeon cheol.

Wang go dan ja hae memperingatkan ki se lagi, namun ki se sudah naik pitam, dia menembakkan panah kearah dada wang yoo, wang yoo langsung pingsan di tempat meski sempat didorong sung hyang namun panah itu tak terhindarkan.

Ki se menyuruh membunuh siapapun yang memperlambat jalan perjalanan termasuk wang yoo, namun sung hyang menghalanginya dan akan membwa wang yoo, sung hyang membutuhkan tandu. Mereka puun melanjutkan perjalanan. Sung hyang berada di belakang menyeret wang yoo, sung hyang pun keletihan.

Dari arah atas, jend park mengamati rombongan berkata dalam hati bahwa bagaimana pun caranya dia akan menyelamatkan sung hyang, jadi tunggulah.

Ta hwan sudah sampai di yuan, ta hwan memasuki istana di sambut ibunya. *tunggu ibunya kog jahat ya, apa ini ibu tiri ato gimana.. #Abaikan* mereka memasuki aula istana , yeon cheol dan ibunya menyuruh ta hwan untuk duduk di kursi raja, dengan ragu dan takut-takut ta hwan duduk di kursi raja sebelah pingggir, yeon cheol menyruh ta hwan untuk duduk di tengah. Ta hwan menurut dan yeon cheol memerintahkan semua menteri dan pengawal untuk memberikan penghormatan. Ta hwan sedikit tersenyum.Ibu dan yeon cheol saling pandang dan tersenyum licik.
Ta hwan ibu suri juga yeon cheol keluar dari aula, mereka berjalan sambil berbincang. Ibu suri mengatakan untuk melakukan penobatan, namun yeon chol menyela sebelum itu harus ada pernikahan, ta hwan akan melakukan pernikahan dengan tanasili putri yeon cheol. ibu suri bertanya pada ta hwan apa itu benar, seharusnya ta hwan berbicara padanya sebelum memutuskan.

Ta hwan bersiap untuk tidur, baek an bertanya mengapa ta hwan tidak ceirta bahwa ta hwan akan menikah dengan putri yeon cheol, ta hwan menjawab santai bahwa baek an tidak bertanya. Rekan bayan kemudian bertanya apakah dia tau tentang tanasili, “seekor kucing liar yang nyata, angkuh dan cemburuan” baek an menjelaskan pada ta han.

Baek an dan tal tal keluar dari kamar ta hwan , mereka membicarakan sesuatu tentang tansili namun dari arah pintu ada yeon cheol . mereka di panggil untuk mengikuti yeon cheol. Bayan di suruh untuk membasmi masalah perbatasan dengan turk, bayan bertanya apakah yeon cheol mencurigainya, yeon cheol mengatakan di politik setengahnya adalah kecurigaan, selebihnya adalah konfirmasi. Bayan mengerti dan menuruti perkataan yeon cheol.

Sung hyang keletihan menarik wang yoo di tandu, dari belakang ki se mengamatinya dan berkata pada ja hae “aneh, Itu Sungnyang. Dia bau seperti seorang gadis.” Ja hae “Nah, mungkin Anda sudah terlalu lama tanpa wanita”. Ki se “Lihatlah dia. Dia lebih cantik dari kebanyakan wanita saya tahu.”

Rombongan beristirahat sebentar, sung hyang melihat keadaan wang yoo, sung hyang meminta air pada prajurit, prajurit itu memberikannya pada sung hyang namun jendl busuk alias yeom byung so mengambilnya dan memnyiramkan air, sung hyang menampung air dengan tangannya dan memberikannya pada wang yoo mesti hanya beberapa tetes.


Dari arah atas jend park mengamati mereka. Jend park di jerat lehernya oleh jombak, pelayan wang yoo memeriksa jend park dan mengenalinya.

Di yuan ta hwan duduk di kereta dengan santai dan tak bersemangat, akan menemui tanasili. Tanasili berkomentar tentang ta hwan dalam perjalanannya bersama yeon cheol , yeon cheol menyuruh tanasili untuk diam kerena mereka sudah sampai.

Tandu berhenti ta hwan menemui yeon cheol, yeon cheol menyuruh tanasili keluar dan memberi hormat. Tanasili keluar memberi hormat seraya melihat wajah ta hwan, tanasili maupun ta hwan sama-sama terpesona melihat satu sama lain, tanasili tersenyum melihat ta hwan.
Tanasili “Aku telah mendengar begitu banyak tentang Anda”
Ta hwan “Anda sebagai mulia dan bermartabat ketika aku mendengar. “
Tanasili “Orang benar-benar mengatakan seperti it ?”
Tanasili tertawa terbahak-bahak menderngar pujian ta hwan.


Sung hyang mencuci wajah di sungai bersama wanita lainnya, mereka disuruh bangun dan bersiap. Sung hyang akan pergi namun di tahan ki se, ki se mencium bau sung hyang dan tertawa, ki se mengatakan bahwa dia benar sung hyang memiliki bau seorang wanita. Sung hyang mengelak namun ki se menarik baju sung hyang dan membukanya secara paksa. terlihatlah kalau sung hyang seorang wanita.




bersambung ke episode 7 part 1

0 Response to "Sinopsis Drama Korea Empress Ki Episode 6 Part 2"

Post a Comment