Sinopsis Terbaru

Sinopsis Drama Korea Empress Ki Episode 30 Part 2

blogger templates
======================================
Sinopsis Drama Korea Empress Ki Episode 30 Part 2

Sung nyang dan wang yoo duduk berdua dan saling menatap, wang yoo memuji sung nyang yang sekarang keadaannya sudah membaik, sung nyang bertanya ke wan gyoo apa wang yoo masih menyalahkannya. Wang yoo “benci adalah ketika kita masih mempunyai perasaan terhadap seseorang dalam hatiku sung nyang sudah tidak ada lagi” *dalem…* sung nyang “Tolong jangan mengingatku lagi. Saya tidak ingin Wang Yu Gong masih mengingatku. “ wang yoo “Mamanim, kenangan bersama Anda tidak ingin kuingat lagi. Saya hanya ingin menghapus masa lalu, sampai tiada artinya lagi. Kuharap kita tidak akan bertemu lagi seperti sekarang ini.” Wang yoo pegi meninggalkan sung nyang. Tapi belum jauh wang yoo melangkah pergi, sungyang meminta maaf pada wang yoo .


Wang yoo berbalik “Tidak perlu meminta maaf kepadaku.Jangan merasa menyesal, jangan menitikkan air mata. Lurus dan mantaplah pada jalan yang Anda tempuh. Saya pun akan demikian. Jangan berpaling, jangan lagi bersedih, danjangan menyesal. Saya akan menempuh jalanku.” Wang yoo kemudian benar2 melangkah pergi dari ruangan itu.

Sung nyang menitikkan air mata karena perpisahan ini “ Anda harus melupakanku, dan hidup bahagia.Supaya bebanku menjadi lebih ringan...itulah permintaan egoisku. Itulah permintaan terakhirku yang tak tahu malu. Maafkan saya, Baginda. Baginda...”


Ta hwan di dalam kamarnya mondar mandir merasa khwatir pada sungnnyang, di luar ruangan golta dan para pengawlnya menunggu dan juga merasa gelisah tapi TENG… tiba2 yeon cheol si kakek muncul, gol tadari luar menyapa maksud kedatangan yeonc heol dengan suara keras agar ta hwan di dalam ruangan tau, ta an segera membereskan mejanya yang penuh dengan kertas dan tintanya untuk belajar, yeonc heol tidak sabar menunggu dan langsung menyerobot masuk, di dalam ternyata ta hwan sudah ready, ia sudah menyiapkan makanan dan juga minuman, pura2 mabuk2an di siang hari, yeon cheol memarahinya karena siang hari gini ta hwan sudah mabuk2an dan juga kondisi tanasili sedang tidak ada di istana, yeon cheol menyuruh anak2nya untuk membawa paksa ta hwan untuk kesuatu tempat.

Saat yeoncheol dan anak2nya akan membawa ta hwan, gol ta menghalanginya, ia bertanya kemana ta hwan akan di bawa pergi, yeoncheol kesal melihat gol ta menghadangnya, ia menepak kepala gol ta, gol ta dan para pengawalnya berlutut untuk memohon mereka juga untuk ikut, yeoncheol pun menginjinkannya karena itu tidak berpengaruh apapun.

Yeo cheol segera membawa ta hwan ke ruangannya sedangkan golta tidak di perbolehkan untuk masuk dan hanya menunggu saja di pintu gerbang, ta hwan di dalam di paksa untuk memberi stempel pada sebuah surat yang isinya surat turunt tahta dan maha yang akan menggantinya dengan tanasili yang memerintah untuk sementara, ta hwan lama tidak bergerak tapi akhrinya ia di paksa karena melihat sekelilingnya semua orang2 yeoncheol, setelah membubuhkan stempel yeoncheol kembali menyaci ta hwan bahwa ta hwan ini buta huruf dan sekarang tidak bsa bicara, yeon cheol memperingatkan ta hwan bahwa akhri2 in para gubernur mulai membangkang, ia meminta ta hwan untuk tidak menemui mereka semua.

Ta hwan kembali ke kamarnya, sugnnyang ibusuri dan xhang sudah menunggu di dalam, ta hwan mengatakan kalau itu adalah surat pengunduran diri, ibusuri bertanya pada ta hwan apa ta hwan memberikan stempelnya, ta hwan membenarkan. Ibusuri syok dan tumbang,sung nyang memebrikan ide untuk membicarakan hal ini pada bayan terlebih dahulu tentang para gubernur2 itu.

Sung nyang menemui bayan dan tal tal, bayan mengatakan kalau yang bisa menghentikan semua ini adalah para gubenrnur, jika ta hwan bisa meyakinkan para gubenrnur untuk mendukungnya pasti mereka akan setuju, tal tal memperingatkan sung nyang jika mereka gagal maka tidak hanya mereka tapi sung nyang dan juga ta hwan aka nada dalam bahaya, sung nyang menyakinkan ia bisa mengatur ta hwan asal bayan bisa mengatur pertemuan para gubernur itu, bayan pun menyanggupinya.

Yeon cheol dan wang yoo duduk bersama, yeon cheol sangat senang akan berita pelengseran ta hwan, ia menunjukkan bukti itu ke wang yoo, wang yoo mengatakan kalau untuk pergantian tahta maka akan ada para gubernur yang berperan disana, yeon cheol dengan tenang dan mengatakan kalau ia telah memiliki rencana untuk itu, itu akan menguntungkan kedua belah pihak.
Wang yoo dan ki se berjalan keluar, kise bertanya ke wang yoo apa ia tau tentang keadaan sung nyang sekarang, wang yoo jelas tau dan mengatkan ia bahkan telah bertemu, wang yoo mengatakan klau sekarang sudah berubah tidak seperti sung nyang yang Ia kenal dulu, kise semakin memanasi wang yoo bahwa tentu saja sung nyang seperti itu karena sekarang ia telah di panggil mamanim dan tentu tidak akan bisa yang menolah besarnya kekuasaannya, dan ia telah gila kekuasaan. Kise menepuk pundak wang yoo untuk semakin meyakinkan dan menyruh wang yoo untuk melupakan sung nyang dan mengingatnya hanya sebagai gadis busuk.

Jeok ho tepar karena kekenyangan makan begitu banyak makanan di depannya sambil menunggu fei su, fei su di ikat di tiang, ia memanggil jeok ho bertanya dimana wang yoo, meski awalnya jeok ho mengabaikannya ia mendekati fei su juga, ia bertanya apa fei su ingin memberi tahu rahasia buku itu, jika tidak maka fei su tidak bisa menemuinya karena suasana hati wang yoo yang tidak baik, fei su bertanya ada apa dan ia ingin bertemu dengan wang yoo.

Wang yoo suda duduk di hadapan fei su memegang catatan buku rahasia itu, fei su mengatakan ia akan memberitahu rahasia buku itu dengan ada 2 syarat. Wang yoo memotong fei su apa syaratnya adalah untuk membebaskannya, fei su tidak membenarkan hal itu, ia meminta wan gyoo untuk membunuhnya karena ia pasti tidak bisa lolos dari pedagang maebak dan dia akan di jadikan budak, permintaan kedua fei su adalah seteleh di bunuh ia ingin mayatnya di kubur di tanah turki, wang yoo menutup buku yang di pegangnya karena hal itu, ia mengatakan kalau ia tidak akan membunuh fei su, fei su heran dan bertanya mengapa , mengapa wang yoo melindunginya padahal ia menginginkan nyawa wang yoo.
Wang yoo memangil musong, ia memerintahkan musong untuk memberi fei su makan, fei su menitikkan air mata, menyruh wang yoo untuk membunuhnya saja.

Wang yoo dkk sudah berkumpul mendengarkan penjelasan fei su tentang isi dari sandi2 yang ada di dalam buku itu. Fei su “Tulisan sandi ini berasal dari Zaman Dinasti Qin. Digunakan untuk menuliskan angka. Ini Sastra 1000 Aksara, terdiri dari 1000 huruf di dalamnya. Tuliskanlah secara mendatar 100 huruf dan menurun 10 huruf. “ setelh mengatakan itu shin wo segera mengambil kuas dan menyalin semua huruf2 yang ada di dalam buku aksara itu. Setelah beberapa jam, shin wo berhasil menyelesaikannya, sampai2 harus pakai 2 meja untuk melebarkannya.

Fei su “Dari jumlah dua kelompok ini, menghasilkan dua digit angka. Kita cari tempat yang sesuai untuk mendatar dan juga menurun. Lalu bisa kita temukan kata yang bersangkutan. Dengan begitu, kita bisa menuliskan isi buku itu.” Wang yoo bertanya berapa lama itu, fei su “mungkin butuh beberapa hari” karena ini memakan waktu yang lama wang yoo pun memeirntahkan fei su untuk memecahkan sandi dalam buku itu. *oh no.. buanyak bingit…s*

Di istana dingin, tanasili akhirnya di bawakan makan bak pao oleh yeon hwa, tanasili buru2 menyicipinya tapi mungkin karena rasanya tidak enak, tanasili memuntahkan bak pao itu dan membuangnya, lady noh memeringatkan tanasili tapi tanasili tidak mau dan kembali ke tempat tidurnya yang hanya kayu. Lady noh yang melihat bak pao itu berserakan hanya menelan ludah.

Malam hari, lady noh kedinginan dan berpindah pindah posisi untuk mendapatkan posisi pw di kursinya, ia mendengar tanasili merengek dan menangis, lady noh mengingatkan tansili untuk tetap tegar menahan dingin dan rasa lapar ini, tanasili mengatakan ia masih bisa untuk menerima rasa lapar dan dingin tapi ada satu yang tidak bisa ia terima yaitu ia merindukan anak angkatnya itu, lady noh akan mengatakan kalau anak itu bukanlah anak kandungnya tapi karena tatapan tanasili tajam ia mengurungkan niatnya dan mengatakan tetntu saja tansili merindukannya. Tanasili semakin tidak sabar untuk keluar dari istana dinign ini dan bertanya apa yang ayahnya lakukan di luar sana sampai ia tidak bisa di keluarkan.
Sung nyang menjelaskan prosesi pelengseran ta hwan dengan nama2 para gubernur di hadapan ibusuri dan tahwan, ia mengatakan kalau ada bebrapa gubenrnur yang anaknya menjadi selir yang kemungkinan tidak akan menyetujui pelengseran ta hwan dengan begitu mereka bisa menarik lebih banyak lagi kekuatan, ta hwan mengusulkan untuk menjamu para selir untuk mengatakan ayah mereka untuk datang ke istana, ibusuri mengerti maksud ta hwan ia pun menyruh sung nyang untuk mengabarkn ke para selir.

Ki se dan yeon cheol berjalan keluar, karena mendengar ibusuri mengundang ayah para selir ia menyruh ki se untuk mengundang mereka juga ke acaranya nanti malam, kise khwatir bagaimana bisa menolak undangan ibusuri, yeon cheol dengan percaya diri mengatakan bahwa tidak ada yang bisa menolak ajakannya.

Di acara rapat para gubernur, bayan mengatakan ke gubernur yang lainnya bhwa sebenarnya yang ingin bertemu dengan mereka bukanlah ibusuri melainkan ta hwan karena ada hal penting yang ingin ta hwan diskusikan, bayan memberitahu gubernur lain kalau sebearnya yeon cheol itu ingin melengserkan ta hwan dan jika itu terjadi maka para selir juga akan ikur turun tahta, para gubernur lain membernarkan hal itu dan mengatakan tidak akan membiarkan hal itu terjadi, bayan dan tal tal menyarankan mereka untuk tidak membocorkan rahasia ini dan juga mengundang para gubernur yang lain datang di balai istana jam 7,

Di sebuah ruangan semuanya sudah di persiapkan oleh pelayan2 yeocn heol untuk jamuan itu, dan begitu juga di istana semuanya telah  siap bertumpuk makanan2 dan sajian. Yeon cheol dan wan gyoo berjalan memasuki ruangan itu tapi ternyara di dalam belum ada siapa2 yang hadir, kise melhat ayahnya cukup khawatir dan mengatakan untuk menunggu sebentar lagi.

Ta hwan sudah siap dengan jubbah dan mahkota kebesarannya, sung nyang merapikan pakaian ta hwan seperti benar2 pasutri.  Sung nyang mengingatkan kata2 yang harus di ucapkan nanti di saat pertemuan, ta hwan menenangkan kalau tentu saja ia ingat dan ia tidak akan melupakannya barang 1 kata pun. Sung nyang menyemangati ta hwan untuk melakukan yang terbaik dan menunjukkan siapa sebenarnya ya menjadi raja di negeri ini tidak seperti yeon cheol. Gol ta masuk dan mengatakan kalau acara akan segera di mulai dan mereka harus segera berangkat. Ta hwan dan sung nyang pun mengerti.

Ta hwan dan rombongan berjalan memasuki balai agung, tapi ketika di dalam mereka tidak menemui satu pun gubernur di dalam, bayan dan tal tal menunduk membrikan hormatnya. Ta hwan marah karena hal ini dan mengatakan mengapa semua ini bisa terjadi, tal tal mengatakan mereka semua sedang menghadiri acara yang di adakan yeoncheol.

Di acara yeon cheol, semua para gubernur memberikan hormatnya, acara di mulai… yeon cheol mengatakan maksudnya kalau sebenatar lagi ta hwan akan di turunkan dan yeoncheol meminta para gubernur ntuk menyetujuinya, gubernur tidak begitu saja menerimanya mereka meminta imbalan setimpal untuk hal ini, byung so masuk dan membagikan selabaran, para gubernur semuanya tertawa senang, seorang gubernur berdiri dan mengatakan terima kasih karena hutang2 mereka ke yaon cheol akan di hapuskan. Yeon cheol juga senang dan ia menyruh semuanya untuk menikmati makanan dan hidup yang baru yang sebentar lagi akan di mulai.



Ta hwan di balai agung bersama sung nyang, ta hwan kecewa akan hasil ini, ia menganggap semuanya sudah berakhir tapi tidak dengan sung nyang, sung nyang terus saja memberikan semangatnya untuk ta hwan, ia mengatakan mengapa sampai detik ini sunyang ada di pihak ta hwan karena sung nyang percaya pada kemampuan ta hwan, sung nyang maju ke depan berhadapan dengan ta hwan. Sung nyang “Saya mohon janganlah menitikkan air mata hanya karena sepenggal kekecewaan. Meski hanya abdimu seorang yang percaya pada yang Mulia, bahkan meski hanya untuk selirmu ini, jangan sampai Anda putus asa.” Ta hwan mendekat kea rah sungnyang, ia memluk sung nyang untuk menerima kekuatan dari sung nyang, sunngyang pun membalas pelukan ta hwan . *kayak transfer energy ajah hhhhe*



Wang yoo kembali ke ruanganya bersama musong dan shin wo, ia tidak menyangka kalau sumber kekayaan yeon cheol itu sangat besar, heuk su masuk ke dalam rungan dan mengabarkan kalau fei su telah berhasil memacahkan semua kata sandi di dalam buku itu, wang yoo membuka buku itu dan membacanya. Ia merasa tidak mengerti aka nisi buku itu, musong meminjam buku itu karena panasaran, musong membacanya dan mengatakan kata2 goryo dan juga kim ga chi, wan gyoo ingat akan sesuatu, kim ga chi adalah nama mentri yang bertugas di bidang pendidikan yang bersekongkol dengan serikat dagang maebak jadi bisa di simpukan buku itu adalah buku catatan kesepakatan nama2 pejabat tiap provinsi yang terlibat dalam serikat dagang maebak. Dan ini lah alasanpara gubernur menyetujui pelengseran ta hwan. Wang yoo membulatkan tekad ia akan mengehentikan pelengseran ta hwan denga n buku ini, wang yoo pun meminta untuk di panggilkan tal tal.


Para geburnur di panggil ke balai agung, bayan , tal tal dan sung nyang melihatnya dari luar, bayan khawatir ini akan gagal, tal tal menengkan karena sungyang sudha mengjari ta hwan maka ini pasti akan berjalan dengan lancar, sunngyang kemudian menatap tal tal ia bertanya dari mana tal tal mendapatkan buku yang berharga itu, tal tal mengingat kata2 wang yoo untuk tidak memberi tahu jati dirinya pada sung nyang dan akhrinya Ia berbohong , ia mendapatkan buku itu dari mata2 yang tidak ingin di sebutkan jati dirinya.

Di dalam balai agung ta hwan sudah menunggu para gubernur itu, ta hwan “Sebelum ini, Perdana Menteri telah mengganti 3 orang kaisar. Kali ini...ia ingin mengganti yang ke-4. Tapi...kali ini, ia memilih lawan yang salah.”
Bersambung coi…



0 Response to "Sinopsis Drama Korea Empress Ki Episode 30 Part 2"

Post a Comment