Sinopsis Terbaru

Sinopsis Lengkap Drama Korea Angry Mom Episode 6 Part 1

blogger templates
---------------------------------------------------------------------------
Sinopsis Lengkap Drama Korea Angry Mom Episode 6 Part 1

A ran melihat jung woo dan ae yeon memasuki ruangan rahasia itu namun karena terlalu gugup, a ran menjatuhkan sebuah buku disana dan ae yeon mendengarnya, ae yeon melihat ke luar dan mencari sumber suara itu tapi ia juga ragu apa yang telah ia dengar itu benar atau tidak.


 A ran bersembunyi di balik rak buku, sedangkan ae yeon terus berjalan menyusuri lorong melihat siapa yang ada disana, dan ternyata ae yeon melihat bang wol berada disana. Jung woo memanggil ae yeon dan melihat siapa yang ada di depan mereka, itu adalah noa yang sedang memegang senter. Jung woo bertanya pada noa sedang apa noa berada disini? Noa sedang tugas malam. Jung woo “  
Kenapa kesini? Siapa yang akan ada di perpustakaan jam segini?” noa “  Ada orang-orang... kalian berdua.”


Noa melihat ae yeon dan tidak mengenalinya “ siapa kau?” jung woo tidak ingin noa tau siapa ae yeon dan meminta segera pergi. Noa tadi seperti melihat ada orang yang lewat makanya ia mleihat kesini dan noa akhirnya bertemu pandang dengan bang wol, bang wol kaget dan a ran menarik ibunya pergi dari sana, noa melihatnya tapi tidak berkata apapun. Jung woo penasaran apa yang noa lihat, ae yeon mengklarifikasinya “Ada buku jatuh disana. Tadinya aku akan memastikan kalau tak ada orang disini. Kurasa anak-anak melihat buku itu dan meninggalkannya disana. Aku datang dari yayasan, untuk memeriksa data buku tahunan sekolah. Karena ini sudah malam, aku meminta Tn. Do. Kami permisi. “ noa mengiyakan dan ia segera pergi dari perpustakaan itu.

Jung woo heran apa tidak ada yang lebih mencurigakan lagi? Ae yeon menutupi bang wol yang ada disana, ia mengatakan yang lebih mencurigakan itu adalah guru noa kenapa orang seperti itu bisa masuk sekolah ini? jung woo megnatakan ini karena wakepsek oh, jung woo mengatakan akan memecatnya kemudian hari jika memang ada kesempatan.

A ran dan bang wol mendengarkan percakapan mereka, bang wol akan bergerak tapi a ran mengingatkan ibunya “ kau dengar itu?” a ran menarik ibunya keluar dari perpustakaan, bang wol meminta penjelasan kenapa a ran ada disana dan kenapa guru do juga ada perpustakaan, bang wol tau a ran memiliki rahasia, a ran akan menjelaskannya di luar tapi  bang wol tidak mau dan noa memanggilnya “ hei, jo bang wol” noa meminta mereka mengikuti noa. (aughh tu lah.. mw marah harusnya keluar sekolah dlu.. ihh pegimana sik)

Noa membawa a ran dan bang wol ke kantin/cafe. A ran memberi alasan ia tertidur di perpustakaan dan bang wol mencarinya, kemudian guru do datang jadi ia bersembunyi. Noa lalu bertanya kenapa mereka harus lari? Bang wol memberi alasan tentu saja kareka noa akan marah pada mereka.a ran juga meminta agar noa tidak memberitahu guru jung woo jika ia berada disana. Noa “Ah Ran, mungkinkah kau... Kau masih berpikir kalau Guru Do melakukan itu pada Yi Kyeong?” a ran berbohong dengan mengatakan tidak.

Noa menasehati a ran jika kematian i gyeong pasti memberi luka pada a ran tapi noa meminta a ran untuk jangan terus menaruh kecurigaan pada guru jung wo karena kecurigaan adalah sesuatu yang begitu dimulai, akan terus tumbuh tak terkendali. Kau harus mempercayai orang-orang. Ada orang jahat di dunia ini, tapi lebih banyak orang baik. A ran hanya bisa mengangguk.



A ran dan bang wol pulang sekolah, bang wol memarahi a ran karena ia tau a ran kembali ke sekolah karena ingin melakukan ini, a ran tetap menjawab tidak. Bang wol tidak percaya itu karena ia adalah ibu a ran, bang wol tau a ran berbohong, bang wol akan melakukan apapun untuk itu karena ia tidak tahan melihat putrinya di katakan gila, jika memang jung woo yang melakukan pembunuhan itu terhadap i gyeong maka a ran juga bisa di bunuh, bang wol tidak mau itu terjadi dan ia akan melakukan apapun untuk a ran “Tak ada yang lebih menyiksa daripada meragukan orang lain. Dalam hidup, saat kita tahu kebenaran dimana tak ada yang mempercayainya, itu bahkan lebih menyiksa. Apapun hasil diantara keduanya, akan ada konfrontasi. Kau menyingkirlah. Ibu akan melakukannya.” Bang wol meninggalkan a ran yang berdiri menatap ibunya pergi.


Jung woo meletakkan dokumen di perpustakaan, jung woo mengatakan sebentar lagi pencucian uang akan di lakukan dan sampai saat itu ae yeon tidak boleh ketahuan ketua hong, jika pencucian uang selesai maka jung woo juga akan menghancurkan tempat ini bersama ketua hong. Lalu ae yeond an jung woo akan menguasai myeong seong. Jung woo mendekati ae yeon dan menggenggam tangan ae yeon.

Bang wol datang ke club gong jo, ia mengatakan ae yeon ada di perpustakaan sekolah itu. bang wol tidak mengerti tentang semua ini, a ran masih curiga jung woo yang melakukan pembunuhan terhadap i gyeong, lalu ae yeon dan dogn chil ? semuanya terasa janggal. Mereka menduga jung woo memiliki rahasia tentang i gyeong dan mereka akan mencari taunya lewat ae yeon, ae yeon pasti mengetahui sesuatu. Gong jo akan mencari tahu kontak ae yeon dan bang wol akan bertanya langsung pada ae yeon.

A ran dan bang wol berangkat sekolah, di depan sekolah a ran mengancam ibunya untuk jangan berbuat aneh-aneh karena jika itu terjadi maka a ran akan memberitahu tentang identitas ibunya ke sekolah. Bang wol berjanji pada putrinya ia tidak akan melakukan apapun karena bang wol akan menyelidiki jung woo secara diam-diam. A ran “Ibu bahkan berakting sebagai siswi SMA, dan sekarang ingin berakting seperti detektif? “ bang wol “ Bukan cuma detektif, ibu bisa berakting seperti hakim, polisi, pengacara. Ibu bisa lakukan semuanya. Jika itu bisa melindungimu, semua ibu seperti itu.” a ran spechless melihat ibunya ini dan ia terdiam begitu melihat bok dong yang sudah dengan seragam sekolah berdiri menyandar ke dinding. Bok dong meringis melihat a ran dan bang wol. Genk bully memanggil bang wol “ unni unni unni... dan juga terdiam begitu tau ada bok dong di ujung sana.


Genk bully heboh saat masuk kelas memberikan pengumuman tentang bok dong yang baru masuk sekolah “Hei! Berita terbaru! Perang Dunia kedua akan dimulai. Go Bok Dong sudah kembali, Ketua Kelas! Mereka akan melakukannya, mereka baru saja ke pavilun. Go Bok Dong, Jo Bang Wool dan Oh Ah Ran, mereka bertiga.” Siswa lain langsung berlarian menuju kesana, sang tae yang sedang santai di kursinya tersenyum kecut mendengar hal itu.
(pose baro disini keren kan ya.. kaca matanya ini ternyata bolong loh.. action doang dia bagitu mah :D)

A ran, bang wol dan bok dong ada di faviliun sekolah, bang wol meminta bok dong untuk meminta maaf pada a ran, bok dong tidak mau karena ia tidak pernah berjanji seperti itu. bang wol “Apa kau pura-pura tak tahu setelah mendapat makanan? Kau berjanji padaku sebelumnya.” Bok dong” Ah, makanan itu. Sudah lama sejak makanan itu jadi kotoran.”

A ran bertanya pada bok dong untuk meyakinkan bahwa bukan bok dong yang melakukannya kan ? bok dong “Kau masih belum sadar setelah banyak dipukuli? Haruskah aku menguburmu di samping gadis itu?” bang wol langsung marah pada bok dong dan menarik kerah baju bok dong “ kau mau mati!?” bok dong “Kau pikir mudah untuk membunuh orang? Itu hal yang dilakukan, setidaknya oleh orang levelku.” Sang tae menyahut dari belakang “  Tentu saja, itu Go Bok Dong. Selamat datang kembali ke sekolah, Go Bok Dong. Halo. Semoga harimu menyenangkan.”
Noa sedang berada di depan sekolah melihat anak-anak masuk, tapi anak-anak tidak memperhatikannya melainkan smartphone di tangan mereka, noa merasa heran dan mendengar jika bang wol, bok dong dan sang tae berkumpul, mereka menduga akan terjadi perang. Mereka bergegas melihatnya.
Para siswa sudah berkumpul dan mereka menggosip di belakang para 3 jagoan itu “Hei, tatapan Go Bok Dong seperti akan menembakkan laser. Bahkan Hong Sang Tae mungkin tak bisa melakukan apapun padanya. Hei, dia ketua kelas. Go Bok Dong berkelahi dengan hakim dan menang. Bahkan gangster mendapat status  lebih tinggi setelah keluar penjara. Kita harus meluruskan peringkat.” Sang tae yang mendengar hal itu sedikit panas kupingnya.

Sang tae memicu perdebatan dengan mengatakan bok dong memang bermain-main dengan i gyeong dan meminta bok dong juga bermain-main dengan a ran juga bang wol, di luar dugaan bok dong tidak mau menuruti apa kata sang tae karena ia menahan emosinnya, ia masih dalam tahap masa percobaan. Sang tae mulai mengejek bok dong karena setelah bok dong keluar dari penjara dan makan makanan disana, bok dong jadi berubah dan menentangnnya, sang tae mengancam akan membuat bok dong agar kembali ke penjara. Bok dong tidak tau dan menjawab kata-kata sang tae hingga membuat siswa lain tercengang “Lagipula aku harus ke pengadilan lagi, untuk bersih-bersih. Aku harus melakukan kerja sosial.”

Sang tae semakin marah apalagi siswa di sekolah seakan tidka menghormatinya lagi, sang tae meminta mereka pergi, sang tae mengambil kursi plastik dan menghalau para siswa seperti ayam. Geram melihat bok dong, sang tae melemparkan kursi itu pada bok dong. Bok dong sudah mencapai klimaks emosi, bok dong membuka jaket almamater sekolahnya dan menhajar sang tae.


Sang tae emosi dan menumbruk bok dong hingga a ran juga ikuti terdorong dan jatuh. Bang wol melihat putrinya terjatuh juga tidak terima dan langsung menghajar mereka berdua. Siswa-siswa lain akan pergi dari sana, tapi genk bully mencegah mereka pergi dan terjadilah perang ketiga. Semua siswa bertengkar hingga noa yang datang untuk memisahkan mereka pontang panting dan bolak balik jatuh tersungkur sampai perang berakhir dengan skor yang tidak di ketahui. (seru banget berantemnya hhhha LOL , kasian guru kita yang paling baik.. pak noah.. alias noa  kena apes terus mah :D)




Bang wol, bok dong, dan sang tae di kumpulkan oleh noa, rambut mereka amburadul seperti gembel, noa marah dan bertanya siapa yang memulai ini? noa memukul meja “ kukatakans iapa yang memulai?” tetap tidak ada yang menjawab hingga wakepsek dan jung woo datang ke ruangan itu. wakepsek langsung marah pada bok dong karena sudah membuat masalah di hari pertama masuk sekolahnya, wakepsek memukul kepala bok dong. Noa tidak terima itu adalah kepala anak-anak. Noa akan menyelidiki masalah ini.


Wakepsek melihat sang tae yang amburadul wajahnya dan mengatakan sang tae untuk keluar saja mengobati lukanya dengan penuh perhatian bahkan membukakan pintu untuk sang tae. Noa tidak terima karena ini masih dalam tahap introgasi. Wakepsek menunjuk bang wol dan bok dong untuk membawa orang tua mreka kesekolah. Bang wol spechlees melihat kelakukan wakepsek.
Noa bertanya lagi kenapa bok dong melakukan itu, saa tini bok dong sedang dalam masa percobaan. Jung wo menyahut jika ini di laporkan maka bok dong akan di keluarkan dari sekolah atau kembali ke penjara anak –anak. Jung woo meminta masalah ini untuk di slesaikan secara diam-diam karena ini adalah kesempatan terakhir bagi bok dong. Jung woo meminta bok dong untuk mengikuti keluar ruangan.


Tinggal bang wol dan noa di dalam ruangan ini, noa meminta bang wol membawa ibunya ke sekolah, bang wol kesal mendengarnya.

Bok dong berdiri menghadap jung woo, jung woo mengatakan ini sulit karena bok dong baru saja masuk sekolah di hari pertamanya. Tugas bok dong di sekolah ini hanya satu, yaitu mengawasi a ran dan memastikan a ran tidka mendapatkan kembali ingatannya. Jung woo mendekati bok dong dan menepuk bahunya “ lakukan dengan baik” bok dong ketakutan dan langsung lega begitu jung woo pergi meninggal kan ruangan itu.


Noa sedang berjalan di halaman sekolah, a ran memanggilnya dan bertanya tentang bang wol. Noa mengatakan orang tua bang wol harus di bawa ke sekolah dan ini akan di selidiki secara diam-diam. A ran mengerti lalu mengatakan ibunya sudha pulang dan meminta noa untuk sekali-sekali datang berbicara dengan ibunya. a ran kemudian pergi (omo omo omo.. a ran mau bongkar identitas ibunya .. andwe....)


Bang wol kembali menemui gong jo, bang wol meminta gong jo untuk jangan datang ke sekolah, jika noa menelpon jangan di angkat. Bang wol meminta gon gjo untuk pura-pura keluar negeri karena ia akan mengarang alasan.

Bang wol bertanya apa gong jo sudah mendapatakan kontak dari ae yeon? Gong jo mengatakan sudah meski awalnya ae yeon pura-pura tidak mengenalnya tapi akhrinya ae yeon mengakuinya setelah mendengar tentang gang ja. Gong jo mengatakan ae yeon akan segera datang sekarang.

Ae yeon masuk ke dalam ruangan gong jo dan melihat bang wol dengan seragam sekolah. Bang wol segera memeluk ae yeon dan memanggil nama ae yeon “  ae yeon a” ae yeon hanya diam berdiri tidak membalas namun ekspresinya berubah menjadi lebih sedih. Gong jo hanya melihat mereka dan masih menunjukkan sikap kesalnya pada ae yeon.

Ae yeon akrhinya tau alasan kenapa bang wol kembali ke sekolah karena anaknya di bully dan teman anaknya meninggal, se yeon mereka ini tidak masuk akal. Gong jo yang menjawab ae yeon dengan sinis “Kenapa? Kau akan mengadu seperti dulu? Bukankah itu keahlianmu? Kau beritahu Dong Chil, dan kau beritahu hakim... Setiap kali Kang Ja melakukan sesuatu, kau mengadukan dia.” Bang wol meminta gong jo untuk jangan berkata seperti itu.

Bang wol “Aku tahu kau takkan melakukan itu lagi. Itu sebabnya kau sembunyikan aku di perpustakaan. Hari itu. Bagaimana kau bisa pergi ke perpustakaan? Kau dekat dengan Guru Do?” ae yeon berbohong dengan mengatakan ia tidak dekat dan hanya ada pekerjaan yang sama dengan jung woo karena ia juga bekerja di yayasan myeong seong. Gong jo mengejek ae yon “Kau kerja untuk Yayasan Myeong Seong? Kudengar kau keluar negeri. “ ae yeon marah karena gong jo menyelidiki latar belakangnya.


Gong jo “Bagaimana lagi wanita yang merangkak pada kami karena tak punya uang untuk beli buku, mendapat uang belajar ke luar negeri? Kau kabur setelah keluargamu bangkrut dan berpura-pura kau anak keluarga kaya. Dan kau dipukuli oleh Kang Ja karena mencuri dompet anak lain.” Gong jo beralih pada bang wol “ Karena kau kasihan padanya, kau bahkan membelikan roti   dan memberinya uang. Dan apa yang dia lakukan padamu sebagai gantinya?” bang wol tidak mau mendengarnya lagi dan memitna gong jo untuk melupakannya.
Ae yeon berkaca-kaca mengingat masa lalunya yang suram “Kang Ja, memang benar aku berhutang padamu. Meskipun jumlahnya tak bernilai bagi anak lain, tapi...Sejujurnya, aku tak bahagia bertemu denganmu. Meskipun aku ingin merasa bahagia, aku tak bisa. Karena kita pernah melalui pengalaman yang mengerikan. Jika kau mengerti, itu sudah cukup. Aku pergi.” Ae yeon pergi meninggalkan gong jo dan gang ja.

Bang wol mengejar ae yeon,  bang wol malah mengucapkan terima kasih pada ae yeon karena kejadian di masa lalu itu hingga membuat hidup bang wol kini berubah, berubah menjadi manusia, menjalani kehidupan seperti orang lain dan memulai hidup barunya. Ae yeon merasa ia di hina atas apa yang bang wol katakan, ae yeon ingin bang wol memakinya saja karena itu pantas ia dapatkan. Bang wol menggengap tangan ae yeon “Aku harus melindungi putriku, Ae Yeon.” Bang wol meminta permintaan sekali ini saja pada ae yeon untuk menyembunyikan identitas sesungguhnya.




Bersambung ke part 2, jangan lupa follow akun twitter mimin yes.. @zeptaify_addkorea update blog lebih up to date dari sosmed :D

1 Response to "Sinopsis Lengkap Drama Korea Angry Mom Episode 6 Part 1"