Sinopsis Terbaru

Sinopsis Film Korea Twenty Part 1

blogger templates
 Sinopsis Film Korea Twenty Part 1

3 orang pumuda terlihat berjalan menatap langit, terdengar suara dari Gyung Jae (kang ha neul) memulai cerita dari film ini Kami adalah siswa SMA yang tidak akan terpisahkan selama-lamanya. Walaupun kami berkenalan bukan lewat momen istimewa, tapi kami pernah mengalami kejadian seperti yang sering ditemukan di novel-novel.”
(Tulisan merah dan miring adalah narasi dari gyung jae aka kang ha neul)


Gyung jae sedang berada di dalam kelas memperhatikan seorang gadis di kelas itu yang duduk di kursi belakang, gadis itu bernama so min, so min sedang bicara dengan temannya karena ia belum mencatat pelajaran, gyung jae yang mendengarkan obrolan mereka ingin memberikan catatannya tapi ia tahan dan gyung jae senyum-senyum berseri.
Tidak hanya gyung jae, dong hoo (joon ha) juga yang duduk di belakang sedang memperhatikan so min, bahkan dong hoo menggambar so min di bukunya, dong hoo sangat senang dan berdiri ingin memberikan gambarnya untuk so min, tapi ia juga gagal memberikannya dan hanya bolak-balik di dekat kursi so min, so min memperhatikannya. 

Lain gyung jae dan dong woo yang gagal action di depan so min, kali ini ada chi ho (woo bin) yang juga memperhatikan so min, chi ho dengan gerak cepat menuliskan pesan di kertas, chi berjalan dan melemparkan kertas itu pada so min, so min membuka dan membacanya “Datanglah ke tempat pembakaran.”

So min benar datang dan chi ho juga sudah berada disana, chi ho memperhatikan so min dan dengan sedikit tersenyum, so min melihat chi ho dengan wajah datarnya, setelah kamera pindah angel full shoot ternyata chi ho sedang memegang dada (pay* Dar*) so min. (huahh spechless mimin liatnya.. ini masih awal loh ckck)

Chi ho sedang ada di meja guru dan dong woo datang langsung tanya to the point pada chi ho “Kau yang menyodok dada So Min?” chi ho dengan santainya malah bilang ia tidak melakukan itu, ia hanya meraba dada so min, dong woo bilang itu kurang ajar dan langsung saja mereka bertengkar hebat di kelas. Gyung jae yang melihat mereka dengant takut-takut melerainya.

Kini mereka sudah tidak bertengkar dan duduk ber3 dengan wajah chi ho dan dong woo yang babak belur. Gyung jae menaehati mereka jangan seperti ini apalagi ini hanya masalah cewek, mereka ini bukan anak kecil jadi ini tu tidak masuk akal. Gyung jae menyarankan untuk suit saja, mereka setuju san saat melakukan kai bawi bo gyung jae yang tadinya menasehati malah ikutan suit dan membuat chi ho dan dong woo melihatnya. Suit tetap di lanjutkan. (hhhha gyung jae naksir juga keles)
Suit suitan selesai, 3 cowok cakep ini balik ke kelas dengan pemenang chi ho dan kini chi ho yang berhak pacaran lebih dulu dengan so min. Baru setelah so min dan chi ho putus selanjutnya giliran mereka suit lagi menentukan siapa pacar so min selanjutnya. (omo mwoya ige.. suka-suka hati mereka aja hhha kalau so minnya mau hak hak hak)
“walaupun rasanya seperti ada yang salah,  tapi semenjak itu, kebanyakan waktu kami gunakan untuk berkumpul bersama. Waktu itu dari hal-hal yang sering kami lakukan bersama,  ada saat di mana kami sama-sama pusing dikarenakan nilai akamedik yang naik turun.”  3 cowok cakep ini memang sedang kumpul dan pusing karena nilai jelek mereka.
“Juga ada peristiwa besar seperti ayah yang gagal dalam karirnya.” Dong woo asik makan dengan santai dan heran melihat kedua temannya yang lesu padahal yang mengalami kebangkrutan keluarganya. Chi ho dan gyung jae langsung berubah jadi gembira dan lucu “Cuma sekedar menikmati momennya saja.” Saking asik ketawa mereka langsung memakan supnya tanpa sadar sup itu masih panas, chi ho dan gyung jae memutahkan kembali sup itu “ah panas..” (hhha ini adegan lucu kalo gak lucu nonton aja sendiri besok ya chingu hak hak hak)
(woo bin lucu x di adegan ini hhi)

Chi ho dan so min bicara 4 mata di sebuah tempat, so min bertanya serius tentang gosip chi ho yang meraba dada lee soo jeong, chi ho bukannya menolak tapi malah membenarkan hal itu, chi ho minta putus dan walaupun seudah putus chi ho akan terus mendukung so min sebagai teman sekelas. So min langsung emosi dan menampar chi ho, chi ho kesakitan “ah” tapi so min malah kaget atas tindakannya, setelah chi ho melihat so min lagi, so min balik menampar lagi dan so min kaget lagi. So min menampar dengan aegyo nya. Dan chi ho melihat so min lagi dengan bilang “aaaah” (hhhha marah masak gitu kkkke)
 “Bocornya insiden ditampar cewek.  Hal seperti ini termasuk hal besar atau kecil?” 3 cowok ini sedang duduk, gyung jae membisiki chi ho , chi menjawab “Tidak ada tuh ditampar.” Dong woo berada agak jauh dari mereka “Terus aja berpura-pura.”

3 cowok ini berjalan meninggalkan sekolah, chi ho yang berjalan di tengah mengatakan pidatonya “Sekarang di mata para cewek-cewek, aku hanyalah seorang bajingan. Iya juga, aku ini bajingan adalah hal yang menggelikan. Aku hidup sampai sekarang belum pernah lihat ada kejadian seperti ini.” (emang.. masak ia baru kenalan udah ngeraba dada aighhh kalo aq di gituan mah tampar hajar habis-habisan, tapi klo woo bin yg gitu... ah tetep tampar deh hhhha #abaikan pemirsah)

“Hidup sampai sekarang, menggunakan kata-kata seperti ini,  dikarenakan waktu itu terlalu memalukan? Tapi orang yang berumur 20 tahun, entah kenapa dari pernyataan ini aku merasa seperti ada rasa tanggung-jawab.” 3 cowok ini berjalan terus sampai menuju jalan 2 arah kanan dan kiri, yang satu Idealitas dan satunya Realitas. Mereka berhenti di persimpangan dan gyung jae mengatakan “Sampai sekarang semua kesalahan dan kekhilafan yang pernah kita lakukan, selalu kita gunakan alasan bahwa "kita masih kecil." Tapi, bagi kita yang telah hidup begitu lamanya, tidak bisa menghindari pilihan yang lebih bertanggung-jawab. Tidak peduli jalan mana yang dipilih, Saling menghormati pandangan masing-masing,  telusuri jalan ini sambil saling mendukung.”

Gyung jae dan dong woo sudah memilik jalannya masing-masing kini tinggal chi ho, chi ho “Sepertinya sekarang ini kalian berdua sedang berhalusinasi. Di sini bukan jalan bercabang dua. Tapi bercabang tiga.” Chi ho memilih berbalik ke belakang. Gyung jae menegus chi ho “Hei, Cha Chi Ho gun! Kau suka dada wanita, kan?” chi ho tentu bilang ia karena ia hidup untuk itu. gyung jae “Jika kau berbalik arah, yang kau raba bukan dada pacarmu, tapi minum ASI ibumu.” Mereka sama-sama mengeryit tidak suka kata-kata itu, chi ho balik lagi dan ia akan melanjutkan jalannya ke depan tapi apa mereka harus memutuskan jalan mana yang akan mereka pilih sekarang ? dong woo pun membenarkan hal itu.

Beralih scene, kini gyung jae dkk sudah berada di sebuah tempat dan gyung jae masih melanjutkan pidatonya “Gunakan separuh hidup sebagai contoh! Menurutmu jika berada di tengah-tengah, kira-kira umur berapa.” Dong woo bilang mungkin 80 tahun, dong woo makan slada dan pernyataan itu di bantak gyung jae, tau dari mana umur mereka akan 80 tahun ? karena ayahnya saja meninggal umur 40 tahun, mozart 35 tahun. Kurt Cobain meninggal di usia 27 tahun. Dong woo “Si Curt Cobain itu bunuh diri.” Gyung jae  “Tahu dari mana kalau kau tidak akan mati bunuh diri?” dong woo yang mendengar itu sedang minum dan ia memuntahkan minumnya. (mbeeekkkk gyung jae ini bener jgua ya hhhha)
Chi ho yang mendengar ini jadi pointnya itu dimana ? gyung jae kembali memaparkan analisisnya kalau umur pertengahan mereka adalah 20 tahun dan setelah itu mereka akan dewasa. Mereka merasa cepat sekali mereka jadi orang tua (menua). Chi ho yang menyadari hal ini ia tid mau tinggl diam dan berdiri “ayo kita lakukan seks” dong woo dengan polosnya “Kita bertiga?” gyung jae kembali menasehati teman-temannya untuk jangan berfokus pada hal itu.

Chi ho “Sama sekali tidak menyadari betapa seriusnya masalah ini. Kalian sama sekali tidak peduli dengan isu-isu nasional ataupun internasional? Di Jerman, rata-rata pengalaman malam pertama pada usia lima belas tahun. Pada saat anak-anak di negara kita masih mimpi siang bolong, orang lain sudah mengkhawatirkan penyakit kelamin. Pemerintah malah sudah mempersiapkan kondom. Pengetahuan yang diberikan dari awal, coba kalian lihat akibatnya seperti apa? Benz dan Audi berubah menjadi negara maju. Coba lihat kita. Umur sudah 20 tahun. Kita... sebaiknya jangan berubah menjadi makhluk aneh.”
Dong woo yang masih polos menjawab “Makhluk aneh yang muncul dari dalam Sungai Han. Kita berubah jadi seperti ini karena tidak pernah merasakan seks?” chi ho dengan semangat menjawab “ Ayi lakukan seks”
So min yang masuk ke dalam tempat itu (seperti restoran) sambil membawa bantal langsung menjawab “ayo kita rasakan seks!”


Bersambung ke part 2 disini

film ini.. komentnya astaga aja deh.. emang ceritanya anak muda bangettt ya siap2 aja bakalan sering denger kata-kata jorok wkkwkw but totally is funny.. woo bin ngakak liatnya

7 Responses to "Sinopsis Film Korea Twenty Part 1"

  1. Akhirnya keluar juga sinopsisnya,, HUAAA... :) Gomawo cingu

    ReplyDelete
  2. ti yara >> ne chingu... baru sempat nulis.. mash berkutat dengan skripsi sik....hhhhe

    ReplyDelete
  3. Yeahhhh...akhirx versi mobile nya muncuL jga...thankU...bacax udh G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡  ribet lagi..hehehehehehehe...asikkkkkkkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. jgn lupa sering2 berkunjung ya :D gomawo

      Delete
  4. kocak min... anak muda jaman sekarang. gomawo :)

    ReplyDelete
  5. Q blum bisa komen,ayo qta lanjutkan baca sinopsis nya,,

    ReplyDelete