Sinopsis Terbaru

Sinopsis Film Korea The Berlin File Part 6

blogger templates


============================
Sinopsis Film Korea The Berlin File Part 6
 
Abdul yang berada 1 mobil dengan myung soo menerima info bahwa tidak hanya ada jong sung dan jun ghee di dalam hotel itu tapi ada 1 orang lagi yaitu jin soo, myung soo mengatakan itu bukan dari pihak mereka melainkan itu adalah orang korea selatan. Ini lebih menarik karena korsel mulai campur tangan. Jung hee tertangkap tapi jong sung tidak.

Jong sung di giring jin soo untuk masuk ke dalam mobil, jin soo memutar rekaman tentang kebenaran misi yang gagal beberapa waktu yang lalu, jin soo membuka pintu dan menyuruh jong sung untuk menyetir jika ingin mengetahui lebih lanjut.
Mobil yang membawa jung hee melewati pada rumput dan mereka tiba disana di tempat markas kelompok mossad dan myung soo tentu ada disana.
Jin soo dan jong sung berada did alam mobil, jin soo “Kau pikir kenapa Mossad membiarkanmu pergi saat di hotel ? Dari Makau ke Berlin..., Perdagangan senjata, kantor diplomatik,mata - mata, pembunuhan dan pembelotan.  Bagaimana semua berhubungan ? Rekening Lee Hak-su adalah kartu tersembunyi..., Dana 4 miliar dollar yang Kim Jong-il tinggalkan adalah kuncinya.  Setelah kematiannya..., Mereka harus mentransfer dana itu kepada pemimpin baru...dan mengubah pemegang rekening itu.  baik Pyongyang maupun Lee Hak-su bisa saling percaya. Selama Pyongyang bersangkutan..., Loyalitas kantor diplomatik pada pemimpin baru dipertanyakan. Jadi, mereka memutuskan mengganti semua orang dengan orang kepercayaan. Kau telah dibuang dalam proses. Kau benar - benar dicampakkan.”

Jong sung mengatakan itu tidak benar, ia tidak di khianati negaranya tapi in semua adalah ulah dong jung ho. “Ayah dari pembunuh yang membunuh teman CIA-mu. Rekening rahasia itu milik Dong Jung-ho dan sekutunya...,   Bukan pimpinan Kim Jong-il. Lee Hak-su adalah bagian dari itu dan dia dikhianati.” Jin soo semakin penasaran dimana manusia itu sekarang ?

Myung so bicara dengan jung hee di saksikan kelompok mossad, myung so mempengaruhi jung hee untuk bersaksi bahwa jong sung sudah membelot ke selatan karena jong sung saat ini sudah berasama dengan jin soo, jung hee tentu tidak mau v” kau fikir kau bisa selamat setelah kau melakukan kami seperti ini ?” myung soo membisikkan ke telingan jung hee “ siapa yang tau?”

Telepon di markas mereka berdering, abdul tanya siapa yang tau markas ini ? myung so “ orang yang biasa menggunakannya” yang menelpon adalah jong sung, jong sung meminta istrinya untuk di lepaskan, myung so mengatakan ia butuh saksi untuk bersaksi, jon gsung lalu ingin bicara dengan istrinya, jung hee menerima telepon dan jon gsung berjanji akan segera menyelamatkan jung hee, yang perlu jung hee lakukan adalah menuruti semua permintaan myung soo saja, jon gsung akan segera menjemputnya.






Myung so yang masih ada disana mendengarnya dan menembak atap membuat jung hee kaget dan menjerit, myung soo mulai bersikap kasar pada jun ghee, jong sung yang mendengarnya pun khwatir, jin soo menyadap ponsel jon gsung dan ikut mendengarkannya dari kejauhan. Telepon jung hee kini berada di tangan myung soo “Apa gunanya memberinya harapan palsu ?” jong sung emosi “Hati - hati jika kau ingin mati dengan tenang” myung soo hanya meminta jong sung untuk segera kesana dan menutup teleponnya bahkan membanting telepon itu.

Jong sung bicara dengan jin soo memohon untuk melepaskannya dan ia berjanji akan mendapatkan rekening itu, jin soo tentu tidak bodoh untul langsung percaya, jong sung memiliki banyak pertimbangan bahwa ia harus menyelamatkan istrinya apalagi istrinya sedang mengandung dan dengan alasan itulah jong sung akhirnya memutuskan untuk membelot ke selatan.

Jong sung dan jin soo sudah berada di markas itu dan mereka sedang mengintai dari kejauhan, jin soo menerima sms bahwa pihak selatan tidak bisa membantu dan partai menolak hal ini. Jin soo merahasiakan hal ini dari jon gsung dan hanya mengatakan bahwa bantuan mereka terlambat, setelah mengintai jon gsung bisa mengatasi ini jika jin soo melindunginya.

Jin soo kali ini lebih melankolis, ia tanya jika jung hee selamat apakah jung hee akan ikut membelot ke selatan ? jon gsung tidak yakin akan hal itu lalu mengapa mereka melakukan hal ini demi hal yan gbelum pasti, jon gsung juga heran kenapa jin soo membantunya, ini semua karena sudah tugas jin soo dan tidak perlu lagi alasan , menggunakan hal itu jong sung juga mengatakan kalau jung hee itu adalah istrinya dan tidak butuh alasan untuk itu.

Jong sung yang masih mengintai melihat sebuah mobil tank datang, mayat hak su di keluarkan dari peti dan di bungkus plastik, mayat hak su di masukkan ke dalam tank itu yang berisi cairan putih, abdul memperhatikannya lalu ia melihat jam, ia ragu apa jon gsung benar-benar akan datang, myung so meyakinkan “Akan sedikit lama.  Dia takkan datang sampai lewat jam 4. Standar keamanan waktu serangan. Saat manusia dalam keadaan paling lemah. Seperti itu.” (Bukan LALU  ya jawabannya :D)
 



Jong sung dan jin soo bersiap karena matahari akan segera terbit, mulai dari pistol tembak dan alat pendengar mereka sudah ready, jon gsung segera bergerak dengan mobil, jin soo berlari mengikutinya untuk memback up, myung soo yang ada di markas mengintainya dengan teropong, ia tersenyum karena benar jong sung datang di waktu yang sudah ia perkirakan,






Jong sung ke markas dan seperti biasa ia bersikap tenang, jin soo yang mengawasinya memberi tahu akan situasi posisi orang0orang yang ada di dalam markas itu termasuk jung hee, baru beberapa langkah akan masuk ke dalam jong sung di setrum, jin soo kesakitan juga karena bunyi nginggggg yang kencang dari alat dengarnya. Jung hee yang melihat jon gsung tumbang kaget sekali.

Jong sung di bawa masuk ke dalam dan melihat sekeliling yang begitu banyak orang, myung so menerima alat rekaman yang jong sung berikan, abdul yang melihat jong sung langsung kalap dan memukulinya dengan brutal, jun ghee melihatnya dengan jelas, myung so menahan abdul memukulinya “Jangan bunuh orang seperti itu. Balas dendam sebaiknya disajikan dengan dingin”

Jin soo mendekat jo gsung yang terduduk di lantai “ dimana teman korsel mu “ , “Aku tak boleh membawa penghambat untuk menangkap orang tolol.”

Myung so menyuruh jong sung dan jun ghee di bawa ke meja untuk memeriksa. Jong sung mengatakan kalau ia akan bersembunyi seumur hidup jika mereka melepaskannya, pengakuan pengkhianatan jong sung ada di rekaman itu, myung so lalu senang karena ia bisa mendengarkan pengkhianatan dari seorang pahlawan negara secara langsung, rekaman di putar dan itu membuat myung so terkejut karena bukan isi dari pengakuan melainkan isi rekaman dari rencananya yang busuk “Partai ingin mengganti cabang Berlin.” 

Sekutu myungsoo “  Tapi sekarang  Mengganti pejabat saat ini tidak dibenarkan. Jika kita menyergap saat kesepakatan Yuri dengan Asim...,  Maka kau punya alasan tepat untuk menggantikan pejabat saat ini, kan ?”
myun gsoo “ Benar. Jadi kalian orang Israel akan mendapatkan Yuri dan Asim...  Seperti yang kalian inginkan.  Kami bisa menyerahkannya.”

Abdul dan teman-temannya yang mendengar ini langsung mengacungkan pistolnya di kepala myung soo, myung soo dan abdul kini berada di pihak yang berlawanan dan jong sung mulai aman karena ia berada di luar pengawasan mereka.

Abdul minta rekaman itu di putar sampai habis, myung soo melihat jong sung dengan kesal. Jong sung “Bukankah sudah kubilang ? Kau selalu dikuasai watakmu” myung soo kesal tapi ia mengakui kalau jong sung ini adalah pahlawan korut dan juga guru yang baik, tapi meski begitu myung soo tidak menyerah, abdul menarik platuk pistolnya dan myung soo berhasil mengelak, saling tembak terjadi dan myung soo berlindung di balik tubuh adbul yang sudah tertembak oleh pihak korut. Abdul menjadi tameng myung soo.



Jong sung dan jung hee segera menunduk di bawah meja, jong sung mematahkan kaki meja dna membuat meja menjadi miring, membuatmeja itu menjadi pelindungnya juga, tima abdul dan myung soo masih saling tembak. Jin soo yang berada di luar menembakkan seperti gas mata yang meledak di sudut ruangan dan membuat semuanya bersembunyi masing-masing, myung soo bersembunyi di balik dinding sudut.


Jong sung meraih pisau kecil dan membuka ikatan tangan junghee, jin soo dari luar segera berlari dan melindungi  jong sung dengan menembak kedalam dari luar, pihak abdul dan myung soo terus saling tembak, myung soo juga mencoba menembak jon gsung namun hanya terkena meja yang menjadi penghalangnnya. Di dekat jong sung ada pihak abdul yang mati, jong sung segera mengambil tembaknya, jung hee juga mengambil pistol.

Jong sung dan jung hee berdiri mencari tempat yang lebih aman, myung so mencoba menembakinya tapi ia juga di tembaki pihak abdul, jong sung berhasil bersembunyi dan tembak-tembakan terus terjadi.

bersambung ke part 7 (ending) disini

0 Response to "Sinopsis Film Korea The Berlin File Part 6"

Post a Comment